Showing posts with label Computer. Show all posts
Showing posts with label Computer. Show all posts

Monday, November 7, 2011

Firefox 8.0 Sudah Bisa Diunduh

Mozilla sepertinya sedang rajin mengeluarkan versi baru dari produk browser-nya, Firefox. Setelah mengeluarkan Firefox 7.0 pada 27 September 2011 lalu, Mozilla kembali merilis Firefox 8.0 pada Selasa (8/11/2011) waktu setempat.

Firefox adalah web browser open source buatan Mozilla Corporation dan merupakan browser terpopuler saat ini, bersaing dengan Internet Explorer milik Microsoft, Chrome milik Google, dan Opera milik Opera Software.

Versi terbaru yang hanya berselang sekitar 6 minggu dari versi sebelumnya ini membawa beberapa fitur baru dan perbaikan, seperti penambahan Twitter di menu pencarian, manajemen add-on yang lebih baik, dukungan terhadap konteks menu HTML 5, perbaikan kemampuan tab, peningkatan kinerja dan efisiensi penggunaan memori, dan banyak lagi lainnya.

Tak ada penjelasan resmi soal banyaknya perilisan versi baru dan "ngebutnya" penomoran versi terbaru dari Firefox. Tahun ini saja, Mozilla telah mengeluarkan enam versi untuk Firefox dan untuk soal penomoran, ini di luar kebiasaan Mozilla yang biasanya "irit" dalam penomoran versi dari Firefox. Sepertinya Mozilla ingin mengejar penomoran versi dari Firefox, untuk mengejar penomoran versi dari browser para kompetitornya. Seperti yang kita ketahui, Internet Explorer saat ini sudah mencapai versi 9, opera sudah sampai di versi 11, dan Google Chrome sudah memiliki nomor versi 17.0.928.

Firefox 8 secara resmi baru bisa di-download mulai tanggal 8 November, tetapi untuk Anda yang sudah tak sabar ingin menggunakan Firefox terbaru ini dapat men-download di ftp.mozilla.


info dari Kompas

Read More...

Saturday, August 13, 2011

Google+ Dilengkapi Fitur Games

Tak mau kalah dengan Facebook, Google pun akan menambah fitur game di layanan jejaring sosialnya Google+. Pada tahap awal sudah ada 16 game yang bisa dinikmati pengguna layanan tersebut termasuk di antaranya game yang sangat populer Angry Birds.

"Hari ini kami mulai menyediakan game di Google+ secara bertahap. Kami berharap dapat digunakan semua orang di Google+ dalam waktu singkat," tulis Vic Gundotta, Senior Vice President Engineering Google, dalam blog resmi perusahaan tersebut, Kamis (11/8/2011).

Tambahan fitur game ini bakal menjadi tamparan keras bagi Facebook yang selama ini mendulang trafik dari game jaringan. Antara lain Farmville buatan Zynga dan Playfish's Restaurant City dari Electronics Arts yang digunakan jutaan pengguna setiap bulan.

Apalagi Google menyimpan investasi di Zynga. Dalam waktu dekat, game Zynga Poker yang cukup populer di Facebook pun akan hadir di Google+. Selain itu, Google juga mengundang pengembang game yang tertarik memasukkan game buatannya dengan menyediakan halaman pengembangan.

Sejak diluncurkan 28 Juni 2011 lalu, Google+ memang cepat melakukan ekpansi. Meski jumlah penggunanya masih jauh ketimbang Facebook yang mencapai ratusan juta saat ini, Google+ berhasil meraih 10 juta pengguna dalam waktu dua minggu saja.

Jadi, apakah Anda sudah punya Google+..?


info dari Kompas

Read More...

Thursday, April 7, 2011

Rata-rata Pengguna Facebook Indonesia Paling Muda di Dunia

Statistik terakhir menunjukkan bahwa pengguna Facebook di Indonesia rata-rata paling muda sedunia. Demikian hasil pemetaan yang dilakukan iCrossing, perusahaan konsultan iklan di Inggris berdasarkan data pengguna Facebook Maret 2011.

"Di Inggris dan Amerika rata-rata pengguna Facebook berusia 31 tahun, namun di negara seperti India, Filipina, dan Indonesia rata-rata usia 20 tahunan," tulis Gregory Lyons, analis iCrossing dalam situsnya, Rabu (6/4/2011).

Berdasarkan data tersebut, rata-rata pengguna Facebook di Indonesia adalah 23 tahun. Negara berkembang lainnya seperti Filipina, India, dan Afrika Selatan sedikit lebih tua yakni 25 tahun.

Data tersebut juga memperlihatkan bahwa Indonesia kini menempati rangking kedua jumlah pengguna Facebook di seluruh dunia dengan lebih dari 35 juta pengguna. Pengguna terbesar masih AS dia atas 152 juta pengguna. Inggris telah dilampaui Indonesia turun ke urutan ketiga mendekati 29 juta pengguna.

Namun, di Indonesia, meski pengguna Facebook sangat banyak, tingkat ketergantungannya sangat rendah. Rata-rata pengguna di Indonesia hanya mengunjungi Facebook 7 kali dalam sebulan. Pengguna Facebook Indonesia masih kalah adiktif ketimbang Filipina yang hanya sekitar 22 juta pengguna, namun rata-rata kunjungan 30 kali sebulan.

Di AS dengan pengguna yang begitu banyak, tingkat keaktifan atau ketergantungan kepada Facebook sangat tinggi hingga lebih dari 70 kali kunjungan setiap bulan. begitu pula di Inggris dengan rata-rata 68 kali sebulan.

iCrossing juga menyoroti gender pengguna Facebook. Di negara maju seperti AS dan Inggris, pengguna perempuan sedikit lebih banyak. Yakni 55 persen perempuan di AS dan 52 persen perempuan di Inggris. Namun, di negara-negara yang budayanya didominasi laki-laki seperti Arab Saudi, Turki, dan India, pengguna laki-laki lebih banyak.Begitu juga di Indonesia, pengguna laki-laki lebih banyak.

Pantas saja... hampir semua PC di warnet, semua buka Facebook...


info dari Kompas

Read More...

Saturday, April 2, 2011

Paket Speedy

Wah, sudah lama sekali saya tidak update blog, disamping kesibukan yang lumayan padat, koneksi internet juga salah satu penyebabnya. Saya juga minta maaf kepada Sobat Blogger yang belum sempat saya balas kunjungannya. Kali ini saya akan menulis tentang pengalaman pribadi saya menggunakan layanan internet Speedy. Mungkin banyak dari Sobat Blogger yang juga menggunakan layanan ini. Dengan artikel ini saya tidak bermaksud promosi apalagi menjelek-jelekan, saya hanya ingin berbagi pengalaman dan juga penjelasan bagi para sobat yang belum jelas dengan paket ini.

Ada beberapa paket pada Speedy Unlimited*, diantaranya adalah Socialia, Load, Familia, Executive, Biz, yang tentunya juga berbeda harga serta kecepatan. Awalnya saya menggunakan paket promo Load selama 3 bulan (speed 512 kbps) dengan harga 195rb + ppn (normal 295rb). Bisa dibilang speed pada paket ini cukup untuk memenuhi kebutuhan internet saya. Maklum saya ini penggemar manga dan sering download manga episode. Namun kendala muncul hampir setiap minggu ketiga tiap bulannya, yaitu speed internet saya menjadi sangat lambat. Boro-boro mau blogwalking, untuk buka blog sendiri saja susah. Saya pernah coba untuk download, dan ternyata hanya mendapatkan speed download 3 kbps. Akhirnya saya melaporkan masalah ini kepada pihak Speedy. Setelah dicek oleh pihak Speedy, ternyata pemakaian saya telah melebihi kuota yang ditentukan.

Awalnya saya bingung, koq bisa paket unlimited bisa melebihi kuota? Ternyata paket Speedy Unlimited (pakai tanda bintang) ada yang menggunakan sistem kuota menurun. Maksudnya adalah untuk paket Socialia dan Load, setelah pemakaian lebih dari 3GB, maka speed akan turun menjadi 128 kbps, kemudian pada bulan berikutnya speed akan kembali normal. Tetapi untuk paket Familia ke atas, itu semua benar-benar Unlimited alias tanpa kuota. Akhirnya setelah masa promo 3 bulan saya selesai, saya menghubungi Speedy untuk 'turun paket' ke Socialia, namun sayang, untuk pelayanan turun paket ini harus datang ke Plasa Telkom, sedangkan jika mau 'Naik Paket' bisa langsung lewat call center. (Hhmm, menurut saya ini agak aneh, tapi apa mau dikata, namanya juga prosedur).

Saya mendatangi Plasa Telkom, dan memang untuk proses turun paket ini harus menandatangani kontrak kerja baru diatas materai (mungkin ini salah satu alasannya), 'untungnya' saya dapat promo paket lagi, jadi sampai akhir Desember 2011 saya hanya dikenakan biaya Rp. 125rb untuk paket Socialia ini (normal Rp. 195rb). Sedangkan untuk modem sendiri tetap dapat menggunakan modem yang lama (status modem ini dipinjamkan, tapi apabila kita telah berlangganan lebih dari 6 bulan, maka modem ini akan menjadi hak milik). Well, saya rasa ini oke juga, walaupun speed lebih lambat, tapi kuota sama dan harga lebih murah dari paket Load. Andaikan saja paket Load itu kuotanya 2 kali lipat dari sekarang, mungkin saya akan tetap bertahan di paket ini (soalnya setelah saya cek rata-rata pemakaian saya tiap bulan itu 5 - 6 GB).


Memang dibanding paket internet dari provider lain, Speedy ini masih lebih mahal (menurut saya), soalnya teman saya hanya dikenakan sekitar Rp. 235rb perbulan untuk speed 1Gbps dan benar-benar full unlimited (tanpa kuota). Saya sempat tertarik dengan provider ini, namun sayang, provider ini belum menjangkau daerah rumah saya, sedangkan untuk Wireless (CDMA) di tempat saya sinyal-nya tidak stabil. Jadi tidak ada pilihan lain selain Speedy, yang memang keunggulannya adalah Jangkauannya yang luas (karena menggunakan jaringan dari kabel telepon di rumah), jadi lebih mudah untuk instlasi. Oh iya, buat para sobat yang menggunakan layanan Speedy ini, dan ingin mengetahui sisa Kuota sobat tanpa harus login ke website speedy, dapat cek di http://infousage.telkomspeedy.com/dev/ci/info/usage_bar_new/xxxxxxxxxxxx (huruf 'x' diganti dengan 12 digit nomor speedy sobat).
Mudah-mudahan info ini bermanfaat bagi sobat semua.

Read More...

Sunday, March 20, 2011

10 Merek Laptop Terpopuler

Desain dan keandalan laptop Apple membuatnya selalu ditanggap positif ketimbang produk lain di Internet. Namun, bukan berarti laptop-laptop berbasis Windows tidak baik. LG dan Sony juga sering dibicarakan sebagai alternatif.

Yang mengejutkan adalah merek besar seperti Samsung dan Acer bahkan tidak masuk ke dalam daftar 10 besar merek laptop terpopuler di Internet.

Apple bisa jadi berada di posisi puncak dan selalu menjadi topik yang hangat dibicarakan karena ia cukup bisa memuaskan konsumen. Ada harga ada rupa. Memang rentang harga untuk jajaran produk Apple relatif mahal, apalagi jika dibandingkan laptop-laptop sejenisnya. Tetapi, dengan Apple, konsumen dijamin puas.

Sementara itu, laptop premium Sony Vaio diakui memiliki kemiripan dengan Mac, dari segi performa dan grafis. Sebab itu, Vaio kerap disebut-sebut 'Mac of Windows'. Wajar jika ia menghuni jajaran tiga besar dalam daftar.

"Pemain tengah" seperti Hewlett-Packards (HP) dan Asus memiliki koleksi laptop dengan harga yang variatif. Sehingga, mereka yang membeli laptop murah tetap mendapatkan layanan purna jual yang sama dengan mereka yang membeli laptop mahal. Ini juga sering menjadi topik hangat dalam diskusi di Internet.

Kecepatan rumor dan komplain yang menyebar di social media akan mengubah statistik. Berikut 10 merek laptop terpopuler di Internet yang dipublikasikan Amplicate:


Statistik dari Amplicate mengoleksi opini secara online yang melibatkan lebih dari 73 juta pesan di Twitter, Facebook, dan Amplicate sendiri. Pemeringkatan ini menghitung topik-topik yang saat ini dibicarakan di media sosial. Kalkulasinya berdasarkan opini baik positif maupun negatif dalam periode 3 bulan.


info dari Yahoo

Read More...

Wednesday, January 5, 2011

Intel Luncurkan Generasi Kedua Prosesor Core

Generasi kedua prosesor Core akhirnya dirilis oleh Intel menjelang ajang Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas, AS. Namanya sama Core i3, i5, dan i7, tetapi menggunakan teknologi prosesor terbaru yang sebelumnya disebut Sandy Bridge.

Prosesor Intel terbaru dilengkapi dengan sejumlah teknologi terbaru. Salah satu yang menonjol adalah kemampuan menampilkan video lebih baik. Sejumlah teknologi terkait yang dibenamkan di dalamnya adalah Intel Insider, Quick Sync Video, dan Wireless Display 2.0.

Secara keseluruhan ada 20 jenis prosesor Sandy Bridge yang diluncurkan Intel, berikut enam seri chipset, Centrino WiFi, dan adapter WiMax. Setiap prosesor memiliki empat Core CPU dan akan terintegrasi langsung dengan sebuah prosesor grafis.

Produk baru yang baru akan keluar ke pasar minggu depan ini diproduksi menggunakan teknologi produksi chip 32 nanometer. Intel juga berencana merilis versi dua Core-nya pada Februari mendatang dengan harga lebih bersaing. Dengan prosesor baru, sudah ada lebih dari 500 model laptop dan desktop yang akan menggunakannya sepanjang tahun 2011 ini. Nah, buat yang mau beli laptop baru tahun ini, bisa lebih sedikit bersabar buat Prosesor baru ini...

info dari Kompas

Read More...

Friday, November 19, 2010

My New HP Pavilion dm4 Notebook

Wah... setelah sekian lama absen dari dunia blogging, akhirnya hari ini bisa update blog saya lagi...
Maklum, disamping aktifitas yang lumayan sibuk, komputer dan koneksi internet juga jadi masalah yang lainnya.
Tapi, untungnya sekarang semua masalah sudah bisa diatasi. Ketika kemarin ada Pameran Komputer di JCC, saya membeli
Notebook dan Modem baru, yang kebetulan ingin saya perkenalkan di blog saya ini...

Notebook yang saya baru beli ini adalah HP Pavilion DM4, dengan spec yang lumayan tinggi, ya bisa dibilang cukup
untuk memenuhi kebutuhan saya akan teknologi. Maklum, karena dunia kerja saya di bidang design, jadi saya perlu
penunjang untuk beberapa software design saya... :)

Spesifikasi notebook HP ini cukup baik dengan processor Intel Core i5 (240 GHz) dilengkapi dengan memori (RAM) sebesar 2 GB.
Padahal saya harap tadiya bisa dapat yang 4 GB, tapi ternyata perlu upgrade lagi... :).

Tapi Graphic Cardnya sudah dedicated, yaitu menggunakan ATI Mobility Radeon HD 5450 512 MB.
Sistem yang mendukung platform 64 bit ini juga dilengkapi dengan Windows 7 Home Premium.
Selain itu, Notebook yang memiliki layar 14" WXGA LED ini juga dilengkapi dengan webcam dan bergaransi resmi 1 tahun, serta memiliki lapisan antigores pada chasing luarnya.
Keyboard-nya pun sangat nyaman digunakan, sudah menggunakan tombol yang terpisah satu dengan lainnya (mirip dengan Sony Vaio).
Tampilan layar LED-nya juga sangat memanjakan mata Anda, karena sudah memiliki kualitas HD.

Pertama kali mengoperasikan Notebook ini, saya cukup terkesima, karena performance-nya bisa dibilang handal.
Proses instalasi beberapa software design pun cukup cepat dan mulus. Kualitas suara juga sangat bening karena sudah menggunakan Altec.
Ketika saya mencoba untuk beberapa film, suaranya sangat mumpuni dan juga mendukung Dolby suround sound.
HP juga menyediakan beberapa player bawaan yang cukup handal dengan kualitas yang baik.

Wah, sepertinya sudah cukup banyak saya bercerita tentang keunggulan Notebook ini, namun tiap produk juga pasti ada kekurangannya.
Menurut saya ada beberapa kekurangan dari Notebook ini, diantaranya adalah Kapasitas hard disk hanya 320 dan juga penyimpanan data dengan
aplikasi menjadi satu yaitu di drive C, jadi Anda perlu menginstall software tambahan untuk partisi.
Selain itu, port USB juga hanya tersedia 2 buah dengan jarak yang cukup berdekatan. Jadi Anda perlu membeli USB konektor tambahan (murah koq).
Juga touch pad-nya terasa kurang nyaman, terutama dengan fungsi scroll dan zoom-nya, jadi lebih baik Anda menggunakan mouse agar lebih nyaman.

Namun kekurangan-kekurangan tadi sepertinya bisa ditutupi dengan performance yang handal serta tambahan koneksi lainnya,
seperti wifi dan bluetooth, card reader, battery 6 cell dan dengan berat hanya 1,98 Kg.
Well, dari pada saya banyak bercerita, lebih baik Anda beli saja dan rasakan sendiri... :)
Satu hal yang pasti, saya merekomendasikan Notebook ini bagi Anda yang sedang mencari notebook handal.

Read More...

Monday, July 12, 2010

HP Pavilion MS216D

HP boleh dibilang salah satu vendor yang setia mengeluarkan PC All-in-One (itu lho, PC yang komponennya menyatu dengan layar). Namun ada satu fakta yang menyertai: harganya lumayan mahal.

Contohnya HP Touchsmart IQ500 yang dirilis tahun lalu dan merupakan PC AIO HP pertama di Indonesia, harganya mencapai Rp. 20 jutaan.Karen a itu, merupakan kejutan yang menyenangkan ketika kami kedatangan HP Pavilion MS216D ini. Pasalnya PC ini dibandrol dengan harga cuma US$ 729, atau sekitar Rp. 6,5 juta pada kurs Rp. 9 ribu. Kami menggunakan kata "cuma" karena harga itu tidak saja murah untuk ukuran All-in-One HP, namun juga untuk seluruh PC AIO yang ada di pasaran saat ini. Dalam catatan kami, hanya BenQ nScreen i221 yang bisa menawarkan harga di rentang Rp. 6 jutaan.

Ada beberapa alasan mengapa PC ini murah. Pertama, layarnya bukan merupakan layar sentuh seperti Touchsmart IQ500. Selain itu, prosesornya menggunakan AMD Athlon X2 L325 (1,5GHz), sebuah prosesor entry-level AMD yang awalnya ditujukan untuk menyaingi Intel Atom. Namun bukan berarti performanya bisa dianggap enteng. PC ini memang tidak cocok digunakan untuk aplikasi kelas berat seperti encoding video, namun terasa cukup gegas ketika digunakan untuk kegiatan komputasi standar. Dan jika menilik hasil pengujian, PC ini masih lebih cepat dibanding BenQ nScreen i221.
Desain PC ini terlihat manis dengan sandaran melengkung berwarna keperakan. Meski desainnya terlihat ringkih, ternyata sandaran tersebut cukup kokoh ketika kami hentak cukup keras. Sandaran ini bisa diatur kemiringannya sekitar 35o, namun tidak bisa diatur ketinggiannya.

HP juga mengedepankan kemudahan instalasi sebagai keunggulan PC ini, bahkan katanya hanya butuh satu kabel (alias kabel Power). Namun klaim tersebut tidak sepenuhnya benar. Pasalnya di PC ini tidak tersedia fasilitas Bluetooth, sehingga sehingga mouse dan keyboard-nya masih terhubung menggunakan USB.

Bicara fasilitas, PC ini sebenarnya cukup komplit. Untuk terkoneksi ke jaringan, tersedia fasilitas WiFi dan Ethernet. Sedangkan untuk koneksi ke perangkat lain, tersedia 4 port USB di sisi belakang dan 2 di samping. Tersedia pula fasilitas card reader yang mendukung 5 jenis kartu memori, kamera webcam, dan DVD Writer.

Layarnya sendiri memiliki ukuran 18,5 inci dengan resolusi 1366x768 pixel. Ketika kami coba memutar video, kualitas gambar terlihat tajam dan kaya warna. Bahkan ketika kami maksimalkan brightness ke tingkat tertinggi, layar tersebut bisa menandingi ruangan kantor yang cukup terang. Kami juga puas dengan kualitas speakernya yang mampu menghasilkan suara yang nyaring dan memiliki daya bass yang cukup dalam. Jadi jika Anda berniat menikmati film favorit, PC ini dapat menyajikannya dengan sempurna.

***

Berkat harga yang kompetitif, HP Pavilion MS216D menjadi pilihan menarik bagi Anda yang mencari PC All-in-One. Soal performa memang biasa saja, namun PC sejenis ini memang lebih ditujukan untuk mereka yang mengedepankan fungsionalitas. Ditambah desain yang elegan, PC ini cocok menghias ruang keluarga Anda. (Wisnu Nugroho)

Hasil Pengujian

Karena menggunakan prosesor kelas entry-level, performa HP Pavilion MS216D memang tidak istimewa. Meski begitu, performanya masih lebih baik jika dibanding BenQ nScreen i221. Selain itu, performa grafisnya juga bagus berkat penggunaan chipset AMD Mobile 780G.

HP Pavilion MS216D
Prosesor
AMD Athlon X2 3250e (1,5GHz, L2 cache 1MB)
RAM
2GB, DDR2-800
Chipset
AMD m780G
Kartu grafis
ATI Radeon HD 3200 (onboard)
Harddisk
320 GB Serial ATA-II/300, 7200 RPM, Cache 8 MB
Optical drive
DVD Writer
Fasilitas
WiFi, LAN, USB 2.0 (4 buah), Card reader, USB keyboard, USB mouse
Layar/Monitor
18,5 inci, 1366x768 pixel
Kartu suara
Realtek ALC269
Sistem operasi
Windows 7 Home Basic
Dimensi
46,9 x 37,9 x 19,9 cm
Bobot
 6,5 kg
Garansi
 1 tahun
Situs web
  http://www.hp.co.id
Harga kisaran*
$ 729

info dari Info Komputer

Read More...

Saturday, July 3, 2010

LCD Monitor AOC V24t

Inilah monitor PC LCD terbesar pada uji kali ini. Memiliki ukuran layar 24 inci, AOC V24t memang terasa lega ketika digunakan. Penampilannya juga bisa kami katakan mirip dengan beberapa merk LCD TV di luar sana. Desain yang disebut “Piano Polish” oleh AOC menggunakan aksen akrilik bening sebagai bingkai layarnya. Hanya tombol power yang terpampang di bodi bagian depan monitor LCD ini. Sementara tombol pengaturannya tersembunyi di balik bingkai layar sebelah kanan.

AOC V24t menghadirkan tampilan beresolusi 1920x1080 alias Full HD dengan response time 2 ms serta rasio kontras sebesar 60.000:1. Sebagai LCD TV, AOC V24t cukup memuaskan, dengan feature yang terbilang lengkap. Namun ketika kami uji sebagai monitor, V24t ini ternyata tidak mampu menampilkan tingkat gradasi warna hitam dengan kepekatan rendah. Namun besarnya layar V24t menjadi salah satu daya tarik monitor yang bisa dipakai untuk menonton tv ini.

Interface D-sub, HDMI, RCA Composite, Component
Contrast ratio 60.000:1 (dinamis)
Brightness 300 cd/m2
Response Time 2 ms
Sudut Pandang
(horizontal/vertikal)
160/160 derajat
Daya Listrik Max
(aktif/standby/saving)
55/2/- watt
Garansi 3 tahun
Situs Web www.aocmonitor-anz.com
Harga kisaran* Rp3.800.000
info dari Info Komputer

Read More...

Thursday, May 27, 2010

Toshiba Satellite L645, Cocok Dipakai Sehari-hari

Lama tidak update blog, karena lumayan sibuk & koneksi internet yang lemot, akhirnya hari ini bisa posting artikel baru... Namun saya shock melihan PR saya, yang terjun bebas dari 2 menjadi 0...
Well, daripada bersedih hati, mending langsung aja dech, buat yang mau beli Notebook baru seperti saya, mudah-mudahan bisa sebagai referensi...

Tak mau harga mahal tapi tak mau mengorbankan kualitas untuk sebuah notebook. Bisakah? Kata Toshiba bisa.

Produk yang cocok untuk kebutuhan komputasi sehari-hari, menurut Toshiba, adalah Satellite L645. Seri terbaru ini disebutkan memiliki keseimbangan yang ideal antara nilai dan inovasi, dirancang khusus bagi konsumen yang memprioritaskan harga tanpa mengesampingkan kualitas. Notebook ini ideal untuk pelajar, pengguna rumahan, dan siapa saja yang ingin menikmati media digital, tetap produktif, dan terhubung dengan game-game biasa atau online. Begitu klaim Toshiba.

Fitur baru di notebook dengan prosesor Intel Core 2010 dan keyboard datar yang glossy ini antara lain adalah Fusion Finish design (tergantung model). Warna badannya bisa dipilih antara abu-abu metalik (Metallic Gray), merah modena (Modena Red), putih salju (Snow White) dan coklat marun (Brown Maroon).
Juga fitur khas Toshiba pun dihadirkan, yakni dari Toshiba PC Health Monitor untuk mendeteksi kondisi baterai dan harddisk; Toshiba Power-Saving Eco Utility; Toshiba Bulletin Board dan Toshiba ReelTime.

Spesifikasi lengkap Satellite L645 yang hadir Mei ini sebagai berikut:
• CPU: Intel Core i5, Intel Core i3
• OS: Microsoft® Windows 7 Home Premium
• RAM: maksimal 8GB DDR3 (1066MHz)
• ODD: DVD SuperMulti Drive
• LCD: 14” Wide HD LED backlight display with Clear SuperView Technology
• HDD: maksimal 500GB
• GPU: Intel HD graphics atau ATI Mobility Radeon HD 5145 dengan 512MB dedicated VRAM (tergantung model)
• Ports: 2 USB 2.0, 1 eSATA/USB combo port, Multi-card reader, HDMI (tergantung model), RGB, Webcam dengan Toshiba Face Recognition software
• Multi TouchPad with Gesture Support
• WLAN (802.11b/g/n), Bluetooth V2.1+EDR
• Garansi Regional Terbatas 1 tahun

Sayang, dalam rilis persnya, Toshiba tidak mengungkapkan harga resmi notebook barunya ini. Tapi dari informasi yang saya dapatkan, harga Notebook ini masih di kisaran 7 jutaan.

info dari Kompas

Read More...

Saturday, April 3, 2010

Asus Eee PC 1008P, Begitu Menggoda

Hari ini selesai jalan-jalan sambil beli Notebook Asus buat temen, truz dilanjutkan dengan browsing, eh dapet artikel tentang asus... jadi saya posting dech...

Melihat netbook ini membuat semua orang terpana. Warnanya itu loh, pink menyala. Langsung menarik perhatian siapa pun yang melihatnya. Ssst, jika tidak suka warna pink merona itu, tersedia warna coklat kopi yang kalem kok.

Saat memegang Asus Eee PC 1008nya, kami kembali terkejut. Duh enteng benar netbook ini. Di timbangan, netbook berikut baterai cuma menyebabkan jarum timbangan bergerak ke angka 1,156kg. Kami tambahkan adapter dan kabelnya, dan jarum pun bergeser ke angka 1,34kg.

Tetap masih nyaman dijinjing maupun diselipkan ke tas tangan. Entengnya netbook ini dikarenakan fisiknya yang tipis. Dalam kondisi tertutup, Asus Eee PC 1008P Seahell Karim Rashid ini tebalnya sekitar 3cm.

Eh ada kejutan lainnya. Casing-nya ternyata lembut dan bergelombang. Ada pola bertekstur yang mengesankan motif kerang. Saat kami mengusap-usap casing tersebut, muncul rasa nyaman. Kami jadi terpicu untuk terus membelai-belainya. Apalagi usapan di casing tersebut tidak akan meninggalkan cap atau jejak sidik jari apa pun. Casing terlihat tetap bersih.


Tampilan netbook yang cantik ini adalah hasil rancangan Karim Rashid yang namanya menempel di belakang seri netbook terbaru Asus ini. Eh siapa sih Karim Rashid? Ia adalah desainer kondang di AS. Kalau HP pakai Viviene Tam untuk merancang netbook-nya agar menarik, Asus menggandeng Karim Rashid. Karena itulah di palmrest sisi kanan kita akan melihat tanda tangan Karim dalam warna pink.

Semua Disembunyikan
Di netbook ini kita tidak akan melihat banyak port atau jack hadir. Sekilas pandang, kita hanya akan menemukan satu jack DC-in di sisi kiri belakang, dekat engsel. Sebuah slot 3-in-1 card reader ada di sisi yang sama, tapi di arah depan. Slot card reader yang bisa menerima kartu SD, SDHC atau MMC ini ditutup oleh kartu SD dummy.

Loh ke mana port-port lainnya? Ada kok, tapi disembunyikan. Telitilah sekujur badan netbook yang mulus itu. Maka di sisi kiri, di depan jack DC-in, kita akan menemukan penutup slot yang bisa dicungkil.

Cungkillah penutup slotnya, dan akan terlihat dua port berjajar: yang pertama adalah port mini USB , dan yang kedua adalah port USB 2.0. Port mini USB itu sebenarnya adalah konektor untuk port VGA. Maklum ketipisan badan netbook ini tidak memungkinkan port VGA dipasang tanpa modifikasi. Karena itulah port VGA dilepas, diberi konektor khusus, lalu disembunyikan di sebuah slot di bagian bawah netbook.

Apakah hanya itu port yang tersedia? Tidak dong. Masih ada lainnya, dan disembunyikan di sisi kanan netbook. Silakan cungkil kait slot yang ada di sisi kanan dekat engsel. Di kompartemen itu kamu akan melihat jack headphone, jack mikropon, dan satu port USB 2.0.

Kompartemen berikutnya ada di depan slot berisi jack mike, jack headphone dan port USB tadi. Cuma kompartemen di sisi kanan ini terkunci. Untuk membukanya kamu harus membalik netbook dan menggeser switch ke arah depan. Pastikan untuk mematikan netbook sebelum melakukan hal ini. Mengapa? Sebab slot itu menampung baterai yang mendayai netbook.

Untuk mengeluarkan baterai, tarik keluar casing penutup, lalu tarik keluar baterai. Baterai netbook ini lain dari biasanya. Seperti netbook ini, fisiknya pun tipis dan pipih.

Baterai ini bukanlah Lithium-Ion seperti biasa, tapi Lithium Polymer yang teknologinya lebih baru. Karena itulah, ia bertahan relatif lama. Dalam uji Battery Eater, baterai ini tetap hidup selama 3 jam. Keawetan daya tahan baterai ini juga ditunjang oleh penggunaan layar bertipe LED (light emitting diode) yang lebih hemat energi dibandingkan LCD (liquid crystal display).

Apa lagi port yang disediakan? Ya cuma yang ada di sisi kiri dan kanan netbook. Bagian belakang dan depan netbook ini bersih dari port kok. Total tersedia hanya dua port USB 2.0 di sini. Agak minim ya? Tapi inilah harga yang harus dibayar jika kita menginginkan netbook yang tipis.

Nyaman Ditekan
Di edisi Karim Rashid-nya, Asus juga menekankan kenyamanan pakai. Ini dibuktikan dengan hadirnya keyboard chiclet yang enak ditekan. Berbeda dengan tombol klik touchpad (akan dibahas sebentar lagi), tombol-tombol keyboard yang memiliki jarak antar setiap tombol ini nyaman ditekan. Empuk dan responsif. Adanya jarak mengurangi kemungkinan salah tekan tombol, khususnya bagi mereka yang jarinya jempol semua, alias berjari-jemari besar.

Eh iya, di panel keyboard ini kita akan melihat dua tombol Fn. Satu di lokasi biasa, yakni sisi kiri, diapit tombol Ctrl dan tombol khusus Windows. Satu lagi hadir di sisi kanan, di atas tombol panah ke kanan. Tombol ini berukuran setengah tombol normal. Dengan demikian kita bebas menekan tombol Fn, mau yang di kanan atau yang di kiri.

Asus juga rupanya paham benar bagaimana kita sering menggunakan Ctrl-Alt-Del untuk masuk ke Task Manager. Karena itulah dihadirkan tombol shortcut untuk urusan ini. Tinggal tekan Fn-F9 dan Task Manager langsung terbuka. Enak ya?

Sayangnya kenyamanan di keyboard ini tidak kami dapatkan di touchpad-nya yang kini bertekstur titik-titik dan menyembul, mirip pola papan pijat refleksi, dan terlihat menyatu dengan palmrest. Menggeser-geserkan ujung jari di permukaan touchpad yang tidak rata itu terasa aneh. Gatal, geli rasanya. Agak keset, dan menyebabkan kami gemas, khususnya saat bermain game yang menuntut kecepatan gerakan. Namun ini mungkin masalah kebiasaan saja.

Bagaimana dengan tombol klik kanan/kiri? Tombol ini diwujudkan dalam bilah krom yang panjangnya sama dengan touchpad dan cukup lebar. Namun menurut kami, bilah krom ini kurang nyaman, karena harus ditekan cukup kuat. Selain itu - mudah-mudahan ini hanya terjadi di unit yang kami coba - ketika ditekan bilah tersebut mengeluarkan suara yang kurang enak didengar, seakan-akan butuh minyak pelumas.

Saat dipakai, palmrest sisi kiri netbook ini tidak terasa panas. Sedikit hangat, tapi tidak menyengat seperti Asus Eee PC 900 yang kami miliki. Sayangnya bagian bawah kanan netbook terasa cukup panas, walaupun masih bisa ditolerir.

Karena itu kami tidak menyarankan kamu memangku netbook ini ketika memakainya dalam jangka lama kecuali jika kamu menggunakan alas yang cukup tebal. Meja portabel misalnya. Atau tatakan notebook yang kini banyak dijajakan.

Mudah, Sederhana
Kendati agak kecewa dengan touchpad, kami cukup senang dengan netbook ini. Terlihat jelas kalau Asus mengusung kemudahan pakai di sini. Begitu Windows 7 Starter aktif, di tengah atas layar, tepat di bawah lingkaran lensa Webcam tampak panah ke bawah dan gambar folder. Kliklah dan kita akan mendapatkan kesenangan yang dikemas dalam tajuk Eee Amuse, Eee Sharing, Eee Xperience, dan Eee Tools.

Eee Amuse terdiri dari Asus @ Vibe, Game Park dan Asus AP Bank. Jika Eee Sharing diklik, akan muncul pilihan Asus Webstorage dan YouCAM. Eee Xperience akan menyajikan Eee Splendid, sedangkan Eee Tools menawarkan Live Update, Font Resizer dan Docking Setting.
Font resizer misalnya membuat aksi membesarkan ukuran font menjadi sangat simpel. Tinggal pilih antara Normal, Large Fonts, atau Extra Large Fonts. Di kotak bawah pilihan tersebut langsung dihadirkan contoh ukuran font tersebut. Jika cocok, kita tinggal menekan Apply. Lebih mudah dan simpel dibandingkan biasanya bukan?

Bundel aplikasi yang mengasyikkan adalah software webcam YouCAM. Software besutan Cyberlink ini langsung mengaktifkan Webcam dan memberikan kesenangan tambahan. Kita bisa merekam video muka sendiri (Capture), memotret (Snapshot), atau menggambar (Draw). Tayangan di layar juga boleh diimbuhi salah satu dari 21 efek yang tersedia agar tampil lebih unik, menarik. Misalnya wajah kita ditambahi tulisan BAM kuning yang meledak-ledak.

Enaknya lagi hasil rekaman video bisa langsung diunggah ke YouTube melalui menu yang ada. Atau langsung di-e-mail. Pilihan lainnya adalah mencetak foto yang ada. Benar-benar asyik, khususnya bagi yang narsis! Sayangnya, Webcam ini perlu cahaya yang baik. Jika kurang cahaya, tayangan di layar terlihat gelap. Respon kamera sendiri cukup responsif, walau kadang-kadang tertinggal.

Kemudahan lain disorongkan Asus dalam bentuk Ease of Access yang diaktifkan dari Control Panel. Yang ini mempermudah melakukan pengaturan, misalnya memperbesar tampilan, mengaktifkan Narator, mengubah suara menjadi lambang visual di layar melalui satu menu. Semua pengaturan ini sebenarnya bisa dilakukan secara manual. Bedanya, di sini Asus sudah mengelompokkannya sehingga kita tidak perlu mencari-carinya satu per satu.

Dua Tombol On/Off
O ya, kalau kita perhatikan ada dua tombol persegi panjang pipih di panel atas keyboard ini. Yang berwarna hitam dan terbelah dua ada di sisi kiri. Satu lagi berwarna krom metalik dengan LED biru di bagian tengahnya ada di sisi kanan. Tekanlah yang ini untuk menyalakan netbook saat kamu ingin menggunakan semua aplikasi yang bercokol di hard disk.

Tapi kalau kamu cuma ingin ber-Internet, misalnya chatting, browsing, atau bertelepon via Skype tanpa mengakses atau menyimpan data di/ke hard disk, tekan tombol pipih bagian kiri. Dalam tempo kurang dari 7 detik, kamu sudah bisa melakukan semua kegiatan tersebut. Ini akibat ditanamkannya sistem operasi Splashtop yang oleh Asus disebut sebagai Express Gate.

Jangan kuatir, dari Express Gate kita juga bisa masuk ke sistem operasi kok. Tinggal pilih di menunya. Cuma kita perlu menunggu 52,84 detik lagi. Waktu ini sedikit lebih lama - 1 - 2 detik - dibandingkan jika kita langsung masuk OS dengan menekan tombol On/Off.

Kembali sebentar ke tombol di sisi kanan. Kan di sana satu tombol itu dibagi dua, yang sebelah kiri untuk booting cepat. Lah yang sebelah kanan untuk apa dong? Coba saja tekan. Oh, ternyata ini untuk mematikan/aktifkan touchpad.

Di engsel dalam terdapat empat lampu LED. Yang paling kanan menunjukkan asupan daya (merah saat mengisi baterai), diikuti oleh indikator akses hard disk (biru berkedip), indikator Wi-Fi/Bluetooth (biru bila aktif), dan indikator Caps Lock (biru jika On).

Kinerja
Kita sudahi dulu perbincangan tentang kenyamanan maupun kelengkapan Asus Eee PC 1008P Karim Rashid ini. Mari kita tilik kinerjanya.


Berdasarkan beberapa benchmark yang kami jalankan, netbook ini termasuk baik, tapi tidak istimewa. Skor 3DMark 2006-nya 498, atau hanya sekitar 10 angka lebih tinggi dibandingkan netbook yang menggunakan Atom versi sebelumnya, N270 1,6GHz. Dari sisi peningkatan kinerja memang tidak banyak yang bisa dicatat.

Namun klip video memang terlihat mulus dan tidak pecah dalam full screen. Sementara kualitas suaranya lumayan. Pada volume terkuat, suara musik yang diputar cukup bertenaga, kendati efek treble kurang terdengar.


***

Asus Eee PC 1008P Karim Rashid ini bisa membuat kita betah menggunakannya. Ia enak dijinjing, enak dilihat, juga cukup enak dipakai berkat keyboard model chiclet. Kinerjanya pun cukup baik. Andai saja touchpad dan tombolnya bisa dibuat lebih responsif, dan – ini yang juga penting – harganya lebih murah, netbook ini pasti lebih memikat.



PLUS: Fisik cantik dan tipis; ringan; baterai awet; Express Gate; aplikasi bawaan menarik; Webstorage 500GB.


MINUS: Touchpad agak seret; tombol touchpad agak keras; port USB hanya dua; port VGA terpisah.

SPESIFIKASI Asus Eee PC 1008P Karim Rashid
Prosesor : Intel Atom N450 1,6GHz
RAM : 1GB
Chipset : Intel IDA010
Kartu grafis : Intel Graphics Accelerator 3150 (256MB)
Kartu Suara : Realtek ALC269
Harddisk : 250GB 5400 RPM SATA-II (ST9250315AS)
Optical drive : Tidak ada

Fasilitas : LAN, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth, 3-in-1 card reader (MMC, SD, SDHC), 2 USB 2.0, kamera Web, port miniVGA, jack mike, jack headhone
Layar : LED 10,1” 1024x600 piksel

Sistem Operasi : Win 7 Starter
Baterai : Li-Polymer 2900mAh/31Wh/10,95V

Dimensi : 26,3x18,1x(2,5 - 3,1) cm
Bobot (termasuk baterai): 1,156kg
Garansi : 1 tahun (suku cadang, ongkos)
Situs Web : www.asus.com
Harga kisaran*: US$ 479
* Asus Indonesia, (021) 458 65050

Sumber : Kompas

Read More...

Saturday, January 30, 2010

Advan GT65: Memikat bagi yang Cekak

Meski notebook ringan jadi tren namun tak semua orang membutuhkan komputer yang selalu dijinjing ke mana-mana. Segmen ini biasanya membutuhkan notebook sebagai pengganti desktop untuk bekerja di meja dan lebih mementingkan kinerja serta harga dibandingkan desain yang manis. Kebutuhan inilah yang membuat notebook dengan layar besar dan bobot yang cukup berat tetap eksis, khususnya di tengah gempuran model kecil-ringan yang banyak dipromosikan vendor. Advan pun memerbarui model mereka untuk kelas ini, salah satunya lewat seri GT65.
Tak ada hal yang menarik dari desain GT65 karena bentuknya memang cenderung datar meski lapisan luar cover memakai bahan glossy yang mulus. Notebook dengan layar 14,1” ini juga cukup berat (2,5 kg) dan jelas tidak nyaman dibawa bepergian. Hal menarik muncul pada bagian keyboard di mana tombol-tombolnya tampak besar dan melebihi ukuran keyboard standar sehingga nyaman ditekan. Satu lagi kelebihan produk ini terletak pada penggunaan layar dengan pencahayaan LED yang membuat tampilan lebih cemerlang. Layar berlampu LED agaknya mulai banyak dimanfaatkan vendor sebagai keunggulan notebook mereka.


Faktor kinerja tampaknya juga lebih diutamakan pada GT65. Ini terbukti dengan penggunaan prosesor Intel T6570 2,1GHz dan harddisk berkapasitas 250 GB yang cukup lega. Namun penggunaan chipset SiS M672/968 kami duga tak akan mengoptimalkan kinerja notebook ini.
Seperti diketahui, sebagian chipset SiS memiliki kinerja yang lebih rendah dibandingkan chip Intel meskipun harganya memang lebih murah. Dukungan chip grafis di GT65 juga mengandalkan SiS Mirage 3 yang setara dengan VIA Chrome 9 dibandingkan dengan GM965 (X3100) atau GL40 (X4500) dari Intel.
Advan tampaknya memangkas kelengkapan pada GT65 mungkin karena ingin menekan harga jualnya. Pada notebook ini tak ditemui slot Express Card dan juga port FireWire, fungsi Bluetooth, dan juga hilangnya fasilitas modem dial-up layaknya ciri khas jajaran produk Advan.
***
Jika disimpulkan, Advan GT65 merupakan notebook pengganti PC dengan dukungan mobilitas lebih baik. Kekurangan fasilitas di sana-sini menjadi faktor yang tidak kami sukai. Namun harganya yang terjangkau (Rp4,9 juta) jelas sangat memikat bagi mereka yang berkantong cekak. Notebook ini memang lebih ideal bagi mereka yang mementingkan aktivitas office dan Internet semata. Dengan demikian, game 3D tidak termasuk dalam daftar yang diperhitungkan di sini mengingat kemampuan olah grafis produk ini kurang memuaskan. Namun produk ini sudah cukup memadai untuk memainkan game sederhana yang tidak berat. Anda yang lebih berkonsentrasi pada pekerjaan pasti akan merasa cocok dengan kinerja-harga yang menarik pada Advan GT65 ini. (Deny Prasetyo)

Hasil Pengujian
Kami coba sandingkan 2 buah seri Advan, masing-masing seri G2T-64S (berprosesor T6400 dan berlayar 12”) dan seri GT65 (berprosesor T6570 dan berlayar 14”). Antara keduanya tercipta selisih hanya 3,9% dalam hal kemampuan office. Seperti dugaan kami, penggunaan chip grafis SiS Mirage 3 tidak sebaik X4500 yang dipakai G2T-64S. Kelebihan GT65 terlihat pada kemampuan baterai. Itu pun tidak siginifikan karena penggunaan layar 14” yang lebih haus daya.

Spesifikasi Advan GT65
Prosesor
Intel Core 2 Duo T6570 (2,1GHz, 2MB cache, FSB 800MHz)
RAM
1GB, DDR2 667MHz
Chipset
SiS M672+968
Kartu Grafis
SiS Mirage 3+
Harddisk
Toshiba 250GB SATA
Optical drive
DVD±R
Fasilitas
WiFi b/g, LAN, card reader (4-in-1), USB (4), VGA-out.
Layar
14,1 inci, resolusi 1280x800 pixel
Kartu suara
Realtek ALC662
Sistem Operasi
Free DOS
Baterai
4400mAh
Dimensi
34x24,5x(3,5-4,3) cm
Bobot
2,5kg
Garansi
1 tahun
Situs Web
www.advandigital.com
Harga kisaran*
Rp4.999.000

Sumber : Infokomputer

Read More...

Saturday, January 9, 2010

Asus UX30 : Kembaran Macbook Air

Pertama melihat Asus UX30, Anda pasti akan langsung teringat dengan Macbook Air. Pasalnya, banyak kesamaan di antara keduanya. Bentuk tombol chiclet, touchpad besar, dan desain yang begitu ramping adalah kesamaan utama keduanya. Bobot Asus UX30 pun hanya sekitar 1,45 kg, hanya terpaut sedikit dari bobot MacBook Air yang sekitar 1,36 kg.
Namun jika dibanding MacBook Air, Asus UX30 memiliki koneksi yang lebih lengkap. Jika membuka penutup port di sisi kiri dan kanan, Anda akan menemukan colokan HDMI, Ethernet, card reader, 3 port USB, dan mini Display Port. Lho, tidak ada VGA Out? Sebenarnya ada, cuma harus melalui converter khusus yang dihubungkan ke Display Port. Converter tersebut sudah disediakan dalam paket penjualan, namun berarti Anda harus memastikan converter tersebut tidak tertinggal jika ingin melakukan presentasi.


elemahan lain yang agak mengganggu adalah baterai notebook ini terintegrasi alias tidak bisa dicopot. Ini agak menyulitkan karena Anda berarti tidak bisa mengganti baterai tersebut sewaktu-waktu atau menggunakan baterai cadangan. Padahal dengan kapasitas baterai 3250 mAh, notebook ini kurang memiliki nafas panjang. Saat kami uji, notebook ini cuma bertahan dua jam untuk memutar video HD dan menjalankan Battery Eater mode Classic.
Namun untuk performa, notebook ini layak diacungi jempol. Berbekal prosesor Intel Core 2 Solo SU3500 dan memori 4GB, performa notebook ini hanya kalah dari Vaio VGN-TT25GN.


Kesimpulan
Sejak pertama, kami sudah terpikat dengan desain Asus UX30 yang keren dan modern. Meski tidak orisinal, notebook ini pasti akan membuat Anda terlihat lebih gaya. Performanya pun cukup bagus, meski daya tahan dalam mode baterai agak mengecewakan. Harga Asus UX30 sendiri sekitar US$ 989 tanpa sistem operasi, jadi sedikit lebih tinggi dibanding notebook tipis lain.

Hasil Pengujian Asus UX30
Kinerja
Encoding Video
39 menit 48 detik
Encoding Audio
3 menit 26 detik
PCMark Vantage
1664
Cinebench R10
1521 CB-CPU
3DMark 2006
631
Daya tahan batere
Memutar HD Video
2 jam 2 menit
Battery Eater 05
1 jam 55 menit
Spesifikasi Asus UX30
Prosesor
Intel Core 2 Solo SU3500
(1,4GHz, L2 cache 3MB, FSB 800MHz)
RAM
DDR2-800, 4GB
Chipset
Intel Mobile GS45
Kartu grafis
Intel GMA 4500MHD (onboard)
Kartu suara
Realtek ALC269
Harddisk
SATA 500GB, 5400rpm
Optical drive
Tidak ada
Fasilitas
WiFi a/b/g, Bluetooth, Ethernet, card reader (SD, MMC), HDMI, Mini Display Port, USB (3x), Webcam 1,3MP
Layar
Wide LCD 13,3”, 1366x768 pixel
Sistem Operasi
Windows Vista Home Premium
Batere
3250 mAh
Dimensi
32,9 X 22,3 X 2,5 cm
Bobot
1,5 kg
Garansi
2 tahun
Situs Web
id.asus.com
Harga kisaran*
US$ 989
*Asus Indonesia, (021) 4586-5050
Plus: Desain cantik; ringan; performa bagus
Minus: Baterai tidak bisa dicopot; port VGA-Out harus menggunakan converter.


Sumber : Infokomputer

Read More...

Saturday, December 5, 2009

BenQ Joybook Lite U121 Eco: Irit dan Ramah Lingkungan

Mengajak setiap orang untuk menjaga lingkungan hidup demi kelangsungan bumi tercinta ini bukanlah perkara gampang. Terlebih, di tengah gaya hidup modern yang kerap mengkonsumsi sumber daya alam. Peran pelaku industri sangat penting di sini mengingat produk yang mereka hasilkan kerap bersumber dari alam dan mampu memengaruhi gaya hidup manusia yang memakainya. Lewat netbook seri terbarunya, Joybook Lite U121 Eco, BenQ memberi contoh bagaimana industri bisa peduli pada lingkungan.
Joybook Lite U121 Eco sebenarnya masih mengusung rancangan dasar sebuah netbook yang menggunakan prosesor Intel Atom dan berfasilitas standar lainnya (semacam Wi-Fi atau desain yang bergaya). Untuk membuatnya berbeda, BenQ menggaungkan isu lingkungan. Beberapa keunggulan yang ditonjolkan U121 Eco memang menarik, di mana yang paling memikat adalah daya tahan baterai 6 sel yang mencapai 8 jam (modus ekonomi). Pengisian baterai pun hanya memerlukan waktu 1 jam saja untuk mencapai kapasitas 80%. Daya tahan dan kecepatan isi ulang ini jelas melampaui rata-rata netbook pesaingnya.
Untuk lebih menghemat energi, U121 Eco memakai CPU Atom seri Z530 yang meskipun karakter kinerjanya mirip dengan N270 (sama-sama berkecepatan 1,6 GHz dengan FSB 533 MHz), Z530 memiliki TDP (Thermal Design Power) hanya 2 watt. Artinya, tingkat TDP Z530 yang lebih rendah 0,5 watt dibandingkan N270 membuat netbook jadi lebih irit daya dan tidak lebih panas dibandingkan TDP 2,5 W pada Atom N270. Layar 11,6” yang digunakan memanfaatkan sistem pencahayaan LED yang rendah daya. Karena desain-desain inilah, U121 menyerap daya 40% lebih sedikit dibandingkan model sebelumnya. Kata “Eco” pada netbook ini pun dicerminkan lewat penggunaan material ramah lingkungan karena 75% komponen mekanik di netbook ini dapat didaur ulang.


Jika seri pendahulunya (Lite U101) digambarkan sebagai netbook yang tangguh atau tahan tempaan, seri Lite U121 ini justru terlihat lebih ringkih meski tetap terlihat cantik luar dalam. Ringkih di sini dapat diartikan sebagai peringatan pada lingkungan kita. Dua warna pilihan yang disediakan sebenarnya merupakan ajakan BenQ untuk peduli pada alam seperti warna biru laut yang mengingatkan kita untuk melindungi laut dari polusi sampah dan warna putih yang menggambarkan es di kutub yang sebagian mulai mencair akibat pemanasan global. Meskipun desain visualnya terlihat kurang tegas memaknai kepedulian pada alam, apa yang coba diangkat BenQ pada netbook barunya ini merupakan contoh baik bagi kita semua.
***
Lalu bagaimana kemampuan Lite U121 Eco sendiri? Dari hasil tes yang kami lakukan, tampaknya prosesor Z530 pada netbook ini masih tampak serupa dengan N270 sebelumnya. Namun karena memakai chipset Poulsbo US15W yang menanamkan chip grafis GMA500, kinerja visualnya membaik meski tidak meningkat signifikan.
Yang mencolok jelas pada daya baterai yang penggunaannya rata-rata mencapai 5 jam lebih. Jelas netbook ini menjawab kebutuhan Anda untuk komputasi dan aktivitas mobile Internet (via koneksi 3G) yang lebih lama. Dukungannya pada lingkungan juga menjadi isu menarik yang tak layak diabaikan begitu saja. (Deny Prasetyo)

Hasil Pengujian
Di sini kami bandingkan perbedaan kemampuan pada Lite U101 yang memakai prosesor N270 dan Lite U121 Eco yang ber-CPU Z530. Kinerjanya memang serupa namun dengan keunggulan mencolok pada proses encoding audio dan sedikit tambahan pada proses grafis. Namun, kapasitas baterai 6 sel pada Lite U121 Eco jelas menang telak sehingga cocok untuk mereka yang mencari netbook tahan lama.

Spesifikasi BenQ Joybook Lite U121 Eco
Prosesor
Intel Atom Z530
(1,6 GHz, 512 KB cache, FSB 533 MHz)
RAM
1 GB, DDR2 533 MHz
Chipset
Intel Poulsbo US15W
Kartu Grafis
GMA500 8 MB
Harddisk
160 GB SATA
Optical drive
Tidak ada
Fasilitas
WiFi, Bluetooth 2.1+EDR, LAN, HSUPA (3,75G), card reader (4-in-1), USB (3 buah), Webcam 1,3MP, VGA-out.
Layar
11,6 inci, resolusi 1366 x 768 pixel
Kartu suara
Realtek ALC269, SRS TruSurround HD
Sistem Operasi
Windows XP Home SP3
Baterai
5200 mAh
Dimensi
29,1x21x(2,6-3,2) cm
Bobot
1,43 kg
Garansi
1 tahun
Situs Web
www.benq.com
Harga kisaran*
US$629

Sumber : Info Komputer

Read More...
Blog Widget by LinkWithin